You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Banjir Kemarin Pernah Terjadi Tahun 2003 Lalu
photo Nurito - Beritajakarta.id

Banjir di Pekayon Baru Surut 8 Jam

Banjir yang merendam jalan dan kawasan permukiman warga Pekayon, Pasar Rebo Jakarta Timur akibat lupan air Kali Cipinang saat hujan deras, Jumat (12/2) kemarin, baru bisa surut selama delapan jam.

Biasanya banjir itu naiknya pelan-pelan

Menurut Ketua RW 04 Pekayon, Abdul Mutalib, pada Jumat kemarin, banjir mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 15.30 hingga setinggi lebih dari satu meter. Banjir tersebut juga menggenangi Jalan Lapangan Tembak.

"Genangan di Jl Lapangan Tembak surut sekitar pukul 23.00. Sementara di pemukiman warga, genangan surut sekitar pukul 24.00," katanya, Sabtu (13/2).

2 Rumah di Pekayon Jebol Diterjang Banjir

Abdul mengatakan, banjir besar yang terjadi kemarin sama halnya seperti banjir pada tahun 2003 lalu. Cepatnya debit air dari luapan Kali Cipinang ke rumah warga tidak bisa diantisipasi.

"Biasanya banjir itu naiknya pelan-pelan. Tapi kemarin cepat sekali dan banyak warga tidak siap mengantisipasinya," ujarnya.

Ia menyebutkan, ketinggian banjir yang mencapai lebih dari satu meter kemarin terjadi karena dua faktor. Pertama adanya banjir kiriman dari wilayah Bogor, Jawa Barat serta tingginya curah hujan.

"Padahal biasanya, air Kali Cipinang akan meluber ke jalan dan rumah warga secara bertahap," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2479 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1301 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1044 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye872 personDessy Suciati